Nokia Asha 303

Friday, November 25 1 komentar
Smartphone terbaru nokia yang akan beredar pada awal bulan desember ini merupakan bentuk dari komitmen nokia untuk menghubungkan semua orang dengan dunia internet. Nokia Asha 303 memiliki akses satu tombol dalam layar utama untuk pesan, email, maupun jejaring sosial, termasuk Facebook chat dan WhatsApp. Nokia ‘Asha’ ini juga telah dilengkapi dengan aplikasi Angry Birds tanpa perlu download. Dengan layar 2,6 inci, pengalaman yang akan dirasakan pengguna, diklaim jadi lebih baik. Ponsel ini menggunakan prosesor 1GHz, mendukung 3,5G HSPA serta WiFi, membuat kecepatan akses saat pengguna terhubung ke Internet jadi lebih nyaman. Smartphone ini juga dilengkapi dengan kamera 3,2MP dan penyimpanan 32GB.

Untuk pemakai ponsel yang suka membaca, pemilik dapat memilih ebook yang inginkan. Karena, kebutuha akan suatu bacaan pun dapat diakomodasi oleh ponsel ini. Selain itu, pada ponsel ini juga dilengkapi aplikasi layanan nokia seperti nokia browser, nokia maps, nokia live tools serta nokia music. Lewat aplikasi nokia music para pengguna ponsel ini dapat mendownload lagu sepuasnya selama 6 bulan. 
"Bisa dikatakan pengalaman smartphone sudah ada di Nokia Asha,” sebut Anvid Erdian, Product Manager Nokia Indonesia.
Selain dilengkapi dengan layar sentuh, ponsel ini juga bisa memberikan penglaman qwerty yang berbeda. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan Qwerty untuk semua kebutuhan baik itu instan messaging, email, SMS, media sosial dengan mudah dan cepat dalam metode input Qwerty plus layar sentuh.
"Sesuai dengan namanya, Asha yang berarti harapan, ponsel mobile ini diharapkan diterima oleh kalangan masyarakat Indonesia yang muda dan energik,” harap Anvid. 
Dengan mengedepankan pengalaman yang berbeda dan upaya untuk menghubungkan 1,2 milyar penduduk bumi yang belum mampu terhubung ke internet, harga ponsel ini dibanderol dengan harga Rp1.470 juta. Dengan melihat semua fitur yang disediakan oleh ponsel harga tersebut tentulah tidak terlalu mahal jika dibangdingkan dengan ponsel-ponsel sejenis yang memiliki fitur yang hampir sama. Nokia memprediksikan bahwa ponsel ini akan menarik minat banyak pengguna ponsel di Indonesia.
Untuk melihat spesifikasi Nokia Asha 303 lebih lanjut silahkan kunjungi situs 
nokia indonesia

Sumber: vivanews

40 Daftar Orang Terkaya RI

Thursday, November 24 0 komentar
Baru-baru ini majalah ekonomi terkemuka, Forbes, mengeluarkan daftar orang-orang terkaya di Indonesia. Sebanyak 40 pengusaha di Indonesia dianggap forbes layak dinobatkan sebagai orang terkaya di jagat nusantara. Perhitungan kekayaan yang digunakan majalah forbes untuk menilai kekayaan orang terkaya ini adalah dengan menggunakan perhitungan harga saham tanggal 11 november 2011 dan nilai tukar rupiah. Sedangkan untuk perusahaan tertutup dinilai dengan membandingkan dengan perusahaan serupa yang sudah mencatatkan saham di bursa saham.
Berbeda dengan daftar kekayaan miliarder yang dikeluarkan forbes yang lebih berfokus pada kekayaan individu, daftar orang terkaya di Indonesia lebih merefleksikan kekayaan dari sebuah keluarga.
Berikut daftar 40 orang terkaya di Indonesia:
1. Budi & Michael Hartono (US$14 miliar). 
2. Susilo Wonowidjojo (US$10,5 miliar). 
3. Eka Tjipta Widjaja (US$8 miliar)
4. Low Tung Kwok (US$3,7 miliar)
5. Anthoni Salim (US$3,6 miliar)
6. Sukanto Tanoto (US$2,8 miliar)
7. Martua Sitorus (US$2,7 miliar)
8. Peter Sondakh (US$2,6 miliar)
9. Putera Sampoerna (US$2,4 miliar)
10. Achmad Hamami (US$ 2,2 miliar)
11. Chairul Tanjung (US$2,1 miliar)
12. Boenjamin Setiawan (US$2 miliar)
13. Sri Prakash Lohia (US$1,7 miliar)
14. Murdaya Poo (US$1,5 miliar)
15. Tahir (US$1,4 miliar)
16. Edwin Soeryadjaya (US$1,35 miliar)
17. Kiki Barki (US$1,3 miliar)
18. Garibaldi Thohir (US$1,25 miliar)
19. Sjamsul Nursalim (US$1,22 miliar)
20. Ciliandra Fangiono (US$1,21 miliar)
21. Eddy William Katuari (US$1,2 miliar)
22. Hary Tanoesoedibjo (US$1,19 miliar)
23. Kartini Muljadi (US$1,15 miliar)
24. Theodore Rachmat (US$1,14 miliar)
25. Djoko Susanto (US$1,04 miliar)
26. Harjo Sutanto (US$1 miliar)
27. Ciputra (US$950 juta)
28. Samin Tan (US$940 juta)
29. Benny Subianto (US$900 juta)
30. Aburizal Bakrie (US$890 juta)
31. Engki Wibowo & Jenny Quantero (US$810 juta)
32. Hashim Djojohadikusumo (US$790 juta)
33. Soegiarto Adikoesoemo (US$770 juta)
34. Kuncoro Wibowo (US$730 juta)
35. Muhammad Aksa Mahmud (US$710 juta)
36. Husain Djojonegoro (US$700 juta)
37. Sandiaga Uno (US$660 juta)
38. Mochtar Riady (US$650 juta)
39. Trihatma Haliman (US$640 juta)
40. Handojo Santosa (US$630 juta)
Urutan tiga besar orang terkaya di Indonesia masih ditempati oleh keluarga Hartono, Susilo Wonowidjojo dan Eka Tjipta Widjaja. Tambahan kekayaan tiga pengusaha ini ditaksir mencapai angka $7,5 miliar atau menguasai lebih dari setengah kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia.

Sumber: vivanews

Cyber War

Wednesday, November 23 0 komentar
Seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi, berkembang pula berbagai serangan yang memanfaatkan teknologi informasi tersebut. Dunia saat ini seperti serangkaian jaring laba-laba yang terhubung melalui jaringan internet. Melalui jaringan ini pulalah dunia sekarang harus bersiap untuk era cyber war. Bahkan para peneliti di pentagon berencana meningkatkan upaya mereka untuk menciptakan senjata yang akan digunakan untuk perang cyber. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi markas pertahanan militer AS tersebut atas bahaya ancaman digital.
"Pemerintah AS membutuhkan lebih banyak pilihan yang lebih baik untuk menjaga negara dari serangan pada jaringan komputer sistem keamanan. Karena itu kita harus berinvestasi dalam pengadaan alat baik ofensif dan defensif," kata Regina Dugan, Direktur Bidang Penelitian Pentagon, seperti dikutip detikcom dari AFP, Selasa (8/11/2011).
Penelitian DARPA menemukan fakta bahwa perangkat lunak keamanan telah tumbuh lebih banyak dan lebih kompleks selama dua dekade terakhir. Sementara berbagai virus dan serangan digital lainnya terus terjadi.
salah satu bukti penyerangan melalui media dunia yang berbahaya adalah serangan malware stuxnet pada pengayaan instalasi nuklir iran di natanz pada tahun 2009 silam. 
Stuxnet mampu menyusup masuk dan menyabot sistem dengan cara memperlambat ataupun mempercepat motor penggerak, bahkan membuatnya berputar jauh di atas kecepatan maksimum. Kecepatan ini akan menghancurkan sentrifuse atau setidaknya merusak kemampuan alat itu untuk memproduksi bahan bakar uranium.
Malware paling hebat sekaligus canggih ini diakui banyak kalangan sebagai suatu bentuk serangan yang sangat cerdas. Pengakuan itu bukan datang dari sembarang orang, tapi dari kalangan industri aplikasi pengamanan terkemuka dunia seperti Symantec (Amerika Serikat), Kaspersky (Rusia), dan F-Secure (Finlandia).
Para pakar Symantec memperkirakan pengerjaan Stuxnet membutuhkan tenaga 5 hingga 30 orang dalam waktu enam bulan. Selain itu, dibutuhkan pengetahuan sistem kontrol industri dan akses terhadap sistem itu untuk melakukan pengujian kualitasnya. Sekali lagi, ini mengindikaskan bahwa Stuxnet adalah sebuah proyek yang sangat terorganisir dan dibekingi dana besar.
“Kami benar-benar belum pernah melihat worm seperti ini sebelumnya,” kata Liam O’Murchu, peneliti Symantec Security Response. “Fakta bahwa worm ini dapat mengontrol cara kerja mesin fisik tentunya sangat mengkhawatirkan.” 
Hal ini menunjukkan bahwa bahwa jagat cyber kini dijadikan sebagai matra kelima selain serangan melalui darat, laut, udara dan angkasa luar. 
Lalu begaimana kesiapan negara kita dalam menghadapi potensi cyber war ini?
Muhammad Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure known (Id-SIRTII) menyebutkan, perang siber di negeri ini juga bukanlah hal baru. Sebagaimana perang-perang siber lain yang mewarnai tensi politik dan hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lainnya, Indonesia sudah mulai terlibat perang siber sejak satu dekade yang lalu--mulai dari perang siber dengan Portugal pada 1999, dengan Australia, hingga cyberwar dengan Malaysia beberapa tahun terakhir.
Akan tetapi menurut arief wicaksono yang merupakan salah satu pentolan kelompok peretas antihackerlink, menyatakan bahwa kemampuan aktivis siber di indonesia masih belum mumpuni. Karena, daya peretas suatu negara sangat ditentukan dengan infrastruktur dan tarif internet di negara tersebut. Perang siber di Indonesia masih sekedar defacing atau hanya mengubah tampilan suatu halaman web. Hal ini dilakukan hanya untuk mempermalukan tapi tidak terlalu membahayakan.Tapi, seiring dengan pertumbuhan Internet di Indonesia yang begitu cepat, dia percaya akan lebih banyak lagi infrastruktur strategis dan layanan publik yang akan semakin bergantung pada sistem informasi, teknologi, dan jaringan Internet, sehingga rentan terhadap serangan siber. 
Menurut Salahuddien, kini pelanggan Internet reguler Indonesia ada sekitar 60 juta. Sekitar 90 juta pengguna ponsel juga telah mengakses Internet. Dalam dua tahun ke depan, kata Didien, diperkirakan pengguna Internet Indonesia akan mencapai sekitar 150 juta orang. 
Jika sudah begitu, dia mengingatkan, “Ancaman perang informasi dan serangan cyber akan semakin meningkat dan menjadi medan pertempuran utama di masa mendatang, termasuk di Indonesia.”

sumber: vivanews dan detiknews

syair lampung karam

Saturday, November 19 0 komentar
Mungkin belum terlalu banyak yang tahu kalo bencana meletusnya gunung  krakatau pada tahun 1883 melahirkan sebuah karya sastra ciptaan anak bangsa. Karya ini diciptakan oleh Muhammad saleh. Syair ini ditulis dalam bahasa melayu dan dicetak dalam huruf jawi kuno. Naskah dalam bahasa arab-melayu(jawi) ini kemudian dialihaksarakan oleh ahli filologi dan dosen/peneliti di universitas leiden oleh suryadi sunuri. Syair ini merupakan satu-satunya  kesaksian masyarakat pribumi atas letusan dahsyat gunung krakatau. Syair ini ditulis ketika muhammad saleh sedang berada di lampung lalu kemudian beliau mengungsi ke singapura. Seluruh edisi dari syair ini pun diterbitkan oleh singapura.
Berikut sedikit kutipan dari syair tersebut.
...
Di dalam hal demikian peri,
Berbunyi meriam tiga kali,
Kerasnya itu tidak terperi,
Bertambah gentar seisi negeri,
Isi negeri sangat ketakutan,
Kerasnya bunyinya tiada tertahan,
Turunlah angin sertanya hujan,
Mengadang mata umat sekalian,
Banyaklah lari membawa hartanya,
Di dalam perahu, sampan, koleknya,
Dipukul gelombang hilang dianya,
Harta, perahu, habis semuanya.
...


klo mau tau jejaknya bapak muhammad saleh yang nulis syair ini klik disini
*sumber: kompas dan wikipedia

saya mau jadi blogger

0 komentar
Meskipun udah lama punya blog, kurang lebih gue punya 3 blog. Tapi belum ada satupun blog yang bisa gue kelola dengan baik dan benar. Gue selalu bingung mau nulis apa di blog. Isi blog gue ada kritikan, cerbung yang blm gue tau lanjutannya kemana sama info tempat makan. Setiap kali gue buka blog  pasti ada hening yang panjang sebelum gue mulai ngetik. Makanya gue jadi jarang ngepost. Gue ngepost sesuai mood. Tapi, hari ini pas gue liat ada juga yang baca blog (gue pikir ga bakal ada yang nemu blog gue), gue jadi punya tekad buat menyiarkan info2 yang sering gue baca di blog gue. Doa gue, semoga pembaca blog gue makin banyak dan informasi yang gue kasih ini bisa bermanfaat buat yang baca. Karena gue juga sering baca blog dan menurut gue info2 di blog cukup memperluas pengetahuan gue dan bisa gue jadiin bahan perbincangan sama temen2 gue.
SELAMAT MEMBACA \(^0^)/